MENATA RAPUH
apa makna dari sebuah kata yang tersemat lewat tulisan, bila hanya tertuang lantas di buang.
apa lah arti kata yang terangkai lewat ucapan, bila hanya terdengar lantas menghilang.
sungguh dalam hati ini ingin teguh mengabdi.
menyisihkan debu-debu tidak suci yang merengkuh hati.
sungguh jiwa ini ingin teguh dalam ketaatan.
berdiri bak benteng.
tak usang oleh waktu tak terkikis berubahnya zaman.
tapi..
diri ini begitu rapuh Tuhan,
hanya mampu merangkai-rangkai berangan-angan pada malam.
yang sejatinya tak pernah kutau apa yang akan aku lakukan ketika pagi datang.
aku hanya manusia yang tercipta dengan berjuta kerapuhan.
mengais-ngais puing keimanan yang telah lama tertanggalkan.
aku hanyalah tumpukan penyesalan yang tersungkur mengharap ampunan.
berjalan kesana kemari.
bertanya kesana sini.
hanya untuk memastikan bahwa diri ini masih di beri kesempatan memeluk manisnya iman.
bahwa diri ini masih bisa dibariskan dengan orang yang ikhlas mengabdi kepada Tuhan.
sekian waktu kaki ini berjalan tanpa sandaran.
berharap pada perjalanan menemukan ketenangan,
menemukan kebahagiaan yang banyak orang alim sebut nikmat iman.
lama waktu tak jua kutemukan.
menyusuri setiap celah-celah pada persimpangan.
rasa lelah mulai melambatkan langkah,
putus asa lambat mulai menyelimuti.
aku kah nanti termasuk golongan yang rugi, mana kah pertolongan Tuhan yang pasti datang yang banyak orang meneriakan.
Tuhan aku telah berjuta kali tersungkur mencari ridomu, dimana kah kiini firmanmu yang banyak kali ku dengar melalui makhluk-makhluk yang di muliakan dengan sebutan ustadz..
mana keindahan keimanan yang selalu di syiarkan lewat tulisan tulisan lewaat koaran kalimat yang di ucapkan para ustadz..
aku disini Tuhaan..aku disini..
mana yang dikatakan orang-orang itu bahwa engkau maha melihat..
aku disni selalu berteriak Tuhan..
berharap sedikit kebaikan yang kau tuangkan.
apa kau tak mendengar Tuhan..
dengan menangis pada gelap malam hujan Dia berteriak,hingga parau tak terdengar di telan lebatnya hujan.
seorang yang berjuang mendapat kebaikan memanglah berat anak muda.
ucap pak tua dengan pakaian serba putih tanpa payung. Suaranya menggema mantab menghapus guruhnya runtuhan hujan.
Dia dengan tanpa ekspresi terkejut menjawab. apakah kau malaikat atau jin atau justru iblis.?
kau tau apa tentang perjuangan pak tua, kau tau aku sudah sekian lama berjuang mencari keridoan tuhan tapi..
diamlah sejenak anak muda, biarkan orang tua ini menjelaskan,potong pak tua.
kau..
berhenti sejenak dengan mengambil nafas.. adalah bagian yang akan mendapatkan kebahagiaan jika tiada keputus asaan, jalanmu telah dekat anak muda mari bangkitlah, berdirilah, ada sesuatu yang indah yang telah tuhan persiapkan kepada pejuang yang tak putus asa diujung sana, jadi bangkitlah, hentikan teriakanmu yang menggaduh.
yakinlah tuhan sejenak ingin melihat bagaimana perjuanganmu anak muda.
bersihkan pakaianmu dan merendahlah sesungguhnya tuhanmu adalah penulis jalan cerita yang indah.

Komentar
Posting Komentar